Ranti

Ranti, sayuran tradisional yang tumbuh di hutan Gunung Prau. Buahnya kecil, jika masak akan berwarna ungu seperti anggur. Biasanya, tanaman ini cuma dimanfaatkan daunya, dan banyak dijual di pasar pasar tradisional. Tumbuhan bernama latin Solanum nigrum L termasuk terna berumur pendek (1 tahun). Tumbuhan ini juga digunakan sebagai obat – obatan sejak lebih dari ribuan tahun lalu. Namun dalam masyarakat kita, lebih banyak dikonsumsi sebagai lalapan atau sayuran. Karena merupakan tumbuhan liar, maka panennya pun berdasarkan musim. Di musim penghujan tanaman ini akan menjamur di tanah tanah hutan, sedangkan dikala kemarau akan sulit ditemui

Nama umum
Indonesia : Ranti, Leunca (Sunda)
Inggris : Black Nightshade
Melayu : Ranti
Pilipina : Kama-kamatisan
Cina : Long kui
Latin : Solanum nigrum L

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum nigrum L.

Deskripsi Morfologi
Tanaman ini termasuk ke dalan golongan semak, dengan tinggi lebih kurang 1,5 m.
Akar     : Berupa akar tunggang, dengan warna putih kocoklatan.
Batang : Mempunyai batang tegak, berbentuk bulat, lunak, dan berwarna hijau.
Daun    : Berdaun tunggal, lonjong, dan tersebar dengan panjang 5 – 7,5 cm ; lebar 2,5 –3,5 cm. Pangkal dan ujung daun meruncing dengan tepi rata. Pertulangan daun menyirip. Daun mempunyai tangkai dengan panjang ± 1 cm dan berwarna hijau.

Bunga : berupa bunga majemuk dengan mahkota kecil, bangun bintang, berwarna putih, benang sari berwarna kehijaunan dengan jumlah 5 buah. Tangkai bunga berwarna hijau pucat dan berbulu.

Buah : berupa buah buni berbentuk bulat, jika masih muda berwarna hijau, dan berwarna hitam mengkikat jika sudah tua. ukurannya kira-kira sebesar kacang kapri

Biji     : berbentuk bulat pipih, kecil- kecil, dan berwarna putih

Khasiat & Manfaat
Luar Negeri :

  • Buah dan daunnya sebagai obat pusing (di Meksiko)
  • Mengurangi radang ginjal, kandung kemih, dan antidiare (di Cina)
  • Menyembuhkan penyakit anjing gila (di India)
  • Getahnya dapat dapakai sebagai obat kutilan (gangguan pada kulit)
  • Rebusan air daunnya dapat melancarkan buang air kecil, batuk, menurunkan tekanan darah tinggi, dan dapat mengurangi jumlah sel darah putih dalam tubuh
  • Sebagai zat antirematik (di Nigeria)

Indonesia :

  • Buahnya yang agak pahit bisa buat obat herpes simpleks
  • Daunnya buat nyembuhin borok atau kelainin pada kulit
  • Di beberapa daerah di Indonesia, daunnya di taruh di ayunan bayi supa adek bayi bisa cepet bobonya
  • Daun dan buahnya yang telah dikeringkan bisa dikonsumsi untuk mengobati sakit pinggang, encok dan nyeri otot. secara empiris tumbuhan ini bahkan mampu mengobati cacar air atau campak, ketergantungan alkohol, gastritis dan bekas luka bakar

ranti, poto diambil di semak hutan pinus gunung prau

* Disadur dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s